Teruntuk Partnerku
Dear partner
pertama mengenalmu begitu biasa
mungkin hanya memandangmu sebelah mata
tak ada kesan bermakna
Dear partner
beberapa kali bertemu denganmu masih terasa biasa
hingga diskusi yang begitu menyibukkan
ternyata kau orang yang menyenangkan
Dear partner
aku seperti lupa bahwa kau partner ku
bahwa aku bekerja melayanimu
buatku asyik bercerita dengan mu
aku begitu manantikan saat untuk bercerita denganmu
mencuri waktu senggangmu untuk aku berkeluh kesah padamu
Dear partner
aku tak tau apa yang kurasakan
hingga aku begitu bersmangat bicara denganmu
aku terbuai dengan kebaikanmu untuk selalu mendengarku
Dear partner
aku mungkin telah membuatmu kesal
dengan waktu yang tersita karena keluhanku
dengan ketidakdewasaan aku dalam bersikap
kurang bijaksana aku dalam berbuat
keegoisan aku untuk selalu mengganggumu
ketidaksopanan dalam perkataanku
Dear partner
kuberanikan diri merangkai kata
menyertakan maafku padamu
menyertakan doaku untukmu
atas hari pernikahanmu
semoga bahagia

2 Comments:
Oh...
Dirimu begitu gamblang mencurahkan isi hatimu...
Daku ikut terhanyut...
Serasa ikut mengalami....
Dapat ikut merasakan....
Ikut melihat....
(hihihihi.. karena gw 'tau' kali yeeehh...:p)
Pokoknya TOB abis deeh!!
Gw jadi terinspirasi utk ikut2an mencurahkan luapan asa ttg kerinduan terhadap belahan hati yg ada di sebrang neh!!!!
Huhuhuhuhu... Gw kangeeennn....:-(( Rindu banget!!
WhenWillUBackHoney??
-SomeoneWife
hehehehe... pis ah
Post a Comment
<< Home