Wednesday, January 26, 2005

Teruntuk Partnerku

Dear partner
pertama mengenalmu begitu biasa
mungkin hanya memandangmu sebelah mata
tak ada kesan bermakna
Dear partner

beberapa kali bertemu denganmu masih terasa biasa
hingga diskusi yang begitu menyibukkan
ternyata kau orang yang menyenangkan
Dear partner

aku seperti lupa bahwa kau partner ku
bahwa aku bekerja melayanimu
buatku asyik bercerita dengan mu
aku begitu manantikan saat untuk bercerita denganmu
mencuri waktu senggangmu untuk aku berkeluh kesah padamu
Dear partner

aku tak tau apa yang kurasakan
hingga aku begitu bersmangat bicara denganmu
aku terbuai dengan kebaikanmu untuk selalu mendengarku
Dear partner

aku mungkin telah membuatmu kesal
dengan waktu yang tersita karena keluhanku
dengan ketidakdewasaan aku dalam bersikap
kurang bijaksana aku dalam berbuat
keegoisan aku untuk selalu mengganggumu
ketidaksopanan dalam perkataanku
Dear partner

kuberanikan diri merangkai kata
menyertakan maafku padamu
menyertakan doaku untukmu
atas hari pernikahanmu
semoga bahagia

2 Comments:

Anonymous Anonymous said...

Oh...
Dirimu begitu gamblang mencurahkan isi hatimu...
Daku ikut terhanyut...
Serasa ikut mengalami....
Dapat ikut merasakan....
Ikut melihat....
(hihihihi.. karena gw 'tau' kali yeeehh...:p)

Pokoknya TOB abis deeh!!
Gw jadi terinspirasi utk ikut2an mencurahkan luapan asa ttg kerinduan terhadap belahan hati yg ada di sebrang neh!!!!
Huhuhuhuhu... Gw kangeeennn....:-(( Rindu banget!!

WhenWillUBackHoney??
-SomeoneWife

7:34 PM  
Blogger beru said...

hehehehe... pis ah

8:13 PM  

Post a Comment

<< Home